SRT Jepara Diserbu Pendaftar, Kuota SMP dan SMA Langsung Terlampaui

Kepala Dinsospermasdes Kabupaten Jepara, Muh Ali, menjelaskan bahwa proses rekrutmen siswa masih berlangsung
Sumber :
  • Vivajogja

VIVAJogja – JEPARA, Minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) Kabupaten Jepara menunjukkan tren yang sangat tinggi. Bahkan, jumlah calon peserta didik untuk jenjang SMP dan SMA saat ini telah melampaui kuota yang disediakan.

img_title Octofest 2026 Bekali 50 Pengusaha Mebel Jepara, Prosedur Ekspor dan Digital Marketing Jadi Fokus

Di tengah percepatan pembangunan gedung SRT yang berlokasi di Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Kecamatan Pakis Aji, Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) terus mematangkan persiapan pelaksanaan tahun ajaran perdana (09/06).

Kepala Dinsospermasdes Kabupaten Jepara, Muh Ali, menjelaskan bahwa proses rekrutmen siswa masih berlangsung. Tim pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) telah melakukan asesmen langsung ke rumah-rumah calon peserta didik berdasarkan data yang berasal dari pemerintah pusat.

img_title Wakili Jawa Tengah di Tingkat Nasional, Desa Tegalsambi Jalani Penilaian Kemendagri

“Proses rekrutmen masih berjalan. Hasil asesmen menunjukkan jumlah calon siswa jenjang SMP dan SMA sudah melebihi kapasitas yang tersedia,” ujar Muh Ali.

Ia menambahkan, program ini memprioritaskan anak-anak yang berasal dari keluarga dalam kategori desil 1 dan desil 2, sesuai dengan sasaran utama Sekolah Rakyat.

img_title 472 Personel Gabungan Siaga! Pilkades Jepara 2026 Dikawal Polisi Lintas Wilayah

Sementara itu, pembangunan sarana dan prasarana sekolah ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar diharapkan dapat dimulai bersamaan dengan tahun ajaran baru 2026/2027.

“Pembangunan gedung dan pengadaan fasilitas terus dipercepat agar sekolah dapat segera beroperasi,” katanya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Fakir Miskin (PSFM) Dinsospermasdes Kabupaten Jepara, Tri Mulyo Mardi Santoso, menjelaskan bahwa SRT nantinya melayani pendidikan mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

Setiap jenjang disediakan kuota sebanyak 90 siswa, sehingga total peserta didik baru yang akan diterima mencapai 270 anak. Jumlah tersebut belum termasuk 75 siswa Sekolah Rakyat Daerah (SRD) yang saat ini menjalani kegiatan belajar di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan.

Berdasarkan data sementara, peminat jenjang SMP mencapai 167 calon siswa, sedangkan jenjang SMA sebanyak 107 calon siswa. Angka tersebut jauh melampaui kuota yang tersedia di masing-masing jenjang.

“Untuk SMP sudah tercatat 167 calon siswa dan SMA sebanyak 107 calon siswa. Keduanya telah melebihi kapasitas yang disiapkan,” jelas Tri.

Tingginya jumlah pendaftar membuat pemerintah daerah perlu menyiapkan mekanisme seleksi yang tepat. Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah penerapan sistem pemeringkatan untuk menentukan peserta didik yang berhak diterima.

Halaman Selanjutnya
img_title