KEK Industropolis Batang Raih Predikat Tertinggi Industri Hijau, Perkuat Daya Tarik Investasi Berkelanjutan

KEK Industropolis Batang meraih Predikat Adi Hijau 2026 berkat penerapan industri hijau berbasis ESG
Sumber :
  • Viva Jogja

BATANG, VIVA JogjaKEK Industropolis Batang terus memperkuat posisinya sebagai kawasan industri berkelanjutan dengan mengakselerasi transformasi industri hijau.

img_title Hidupkan Lagi “Emas” Kopi Tombo Batang, 5.400 Bibit Arabika Disalurkan ke Petani

Langkah ini menjadi strategi penting untuk meningkatkan daya saing investasi di tengah persaingan global yang semakin menitikberatkan pada prinsip keberlanjutan.

Komitmen tersebut membuahkan hasil. KEK Industropolis Batang berhasil meraih Predikat Anugerah Adi Hijau, penghargaan tertinggi dalam ajang Jateng Green Industry Summit 2026: Collaborating, Awarding & Signing yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah pada 23 Juli 2026.

img_title BP Tapera Toreh Sejarah, Akad Massal 62.710 KPR Subsidi Dipimpin Presiden Prabowo di Batang

Penghargaan itu menjadi pengakuan atas implementasi prinsip industri hijau yang diterapkan secara menyeluruh di kawasan tersebut.

Kepala Departemen Corporate Communication & CSR KEK Industropolis Batang, Tanya Liwail Chamdy, mengatakan transformasi industri hijau tidak hanya diwujudkan melalui program-program terpisah, tetapi dibangun sebagai bagian dari ekosistem kawasan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, efisiensi operasional, dan tata kelola berkelanjutan.

img_title Prabowo Pimpin Akad Massal 62.000 KPR Subsidi di Batang, Siapkan Percepatan Program Rumah Rakyat

Menurutnya, berbagai inisiatif telah dijalankan, mulai dari penyusunan regulasi kawasan berbasis keberlanjutan, pembangunan dry port untuk meningkatkan efisiensi logistik sekaligus menekan emisi, pemanfaatan panel surya dan energi terbarukan, penguatan pengelolaan sampah dan limbah, hingga pengembangan program blue carbon.

Selain itu, KEK Industropolis Batang juga terus mendorong masuknya tenant yang bergerak di sektor energi hijau agar tercipta ekosistem industri yang saling mendukung.

Transformasi tersebut diperkuat melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang telah terintegrasi dalam proses bisnis perusahaan.

KEK Industropolis Batang telah membentuk struktur dan fungsi ESG, menyusun roadmap, menerbitkan sustainability report, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi, hingga melakukan pengukuran emisi gas rumah kaca sebagai dasar penyusunan strategi dekarbonisasi kawasan.

Ke depan, pengembangan kawasan akan terus diarahkan pada penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001, pelaksanaan Independent ESG Assessment, serta kolaborasi dengan pemerintah, tenant, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat terwujudnya kawasan industri yang berdaya saing global dan ramah lingkungan.

Saat ini KEK Industropolis Batang memiliki luas kawasan sekitar 4.300 hektare dan menjadi rumah bagi 96 tenant, terdiri atas 41 tenant industri, 38 tenant komersial, serta 17 tenant BPSP.

Halaman Selanjutnya
img_title