Seleksi Sekda Karanganyar Sepi Peminat, BKPSDM Beberkan Datanya
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Menjelang penutupan pendaftaran, seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar tahun 2025 masih terpantau sepi peminat.
Berdasarkan Pengumuman Nomor: 05/Pansel JPTP.Sekda.Kra/X/2025, proses seleksi masih berlangsung dan pendaftaran dibuka hingga 3 November 2025.
Data dari BKPSDM Karanganyar menunjukkan baru lima aparatur sipil negara (ASN) yang mendaftar melalui portal ASN Karier BKN, sebagian di antaranya bahkan belum menuntaskan proses unggah berkas atau belum submit.
"Baru lima yang mendaftar. Tiga dari internal Karanganyar dan dua dari luar daerah. Tapi beberapa belum submit berkas,” ujar Djoko Sumarsono, Kepala Seksi Pengangkatan dan Mutasi BKPSDM Karanganyar, pada VIVA Jogja di Rumah Dinas Wakil Bupati, Kamis (30/10/2025).
Pendaftaran seleksi Sekda dilakukan sepenuhnya secara daring melalui portal ASN Karier BKN. Setiap peserta wajib mendaftar dan mengunggah seluruh dokumen administrasi secara mandiri.
“Kalau belum upload dokumen, sistem belum menganggap resmi mendaftar. Prosesnya sama seperti seleksi CPNS,” jelas Djoko.
BKPSDM Karanganyar mengimbau ASN yang berminat agar segera menyelesaikan proses unggah berkas sebelum batas waktu penutupan, guna menghindari kendala teknis menjelang akhir masa pendaftaran.
Setelah pendaftaran ditutup, panitia seleksi (pansel) akan melakukan verifikasi administrasi terhadap seluruh pelamar.
ASN yang memenuhi syarat administrasi akan melanjutkan ke tahap assessment, meliputi tes tertulis, wawancara, dan penelusuran rekam jejak.
Panitia seleksi ini diketuai oleh Arso, Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, dengan anggota terdiri dari dua perwakilan provinsi, dua akademisi, dan satu tokoh masyarakat, yaitu Cahyo, mantan Inspektur Inspektorat Karanganyar.
“Tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan objektif. Semua hasil akan diumumkan terbuka,” ujar Djoko.
Dari seluruh tahapan tersebut, pansel akan menyerahkan tiga nama terbaik kepada Bupati Karanganyar untuk dipilih satu orang yang akan menjabat sebagai Sekda definitif.
“Output pansel hanya tiga nama terbaik. Keputusan akhir tetap di tangan Bupati,” tegas Djoko.
Jika sesuai jadwal, proses seleksi Sekda Karanganyar akan rampung pada awal Desember 2025, menyesuaikan agenda rapat panitia dari Provinsi Jawa Tengah.
Djoko menambahkan, syarat seleksi mengacu pada ketentuan umum jabatan tinggi pratama (JPT). Untuk pejabat eselon dua, batas usia maksimal 58 tahun, sementara bagi administrator maksimal 56 tahun.