Walikota Yogya : Daya Beli Masyarakat Menurun

Walikota Yogya dr Hasto Wardoyo
Sumber :
  • Istimewa

YOGYAKARTA, VIVA Jogja – Walikota Yogya, dr Hasto Wardoyo menganggap moment libur Lebaran 2025 relatif sepi yang diakibatkan dari menurunnya daya beli masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan tingkat kedatangan pemudik pada H-3 lebaran ke pusat-pusat wisata dan belanja.

img_title Pemkot Yogyakarta Lepas 446 Mahasiswa KKN, Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Bangun Kampung

“Tahun ini bahkan hingga H-1 Lebaran tidak signifikan. H-3, H-1 itu biasanya pasar-pasar ramai tetapi saat ini jauh menurun," ujar Hasto Senin (07/04/2025).

Sebagai pusat wisata, Kota Yogya memang selalu menjadi rujukan bagi wisatawan domestic, khsusunya saat moment libur Lebaran. Namun menurut Walikota Yogya, pergerakan pemudik pada H-2 pun tidak terlampu terlihat. Menurutnya kepadatan baru mulai terasa pada H+3 Lebaran. Sementara, puncak kepadatan di Kota Yogya terjadi pada 5-6 April 2025 atau di hari-hari akhir masa cuti bersama.

img_title Strategi Penanganan Stunting Kota Yogyakarta Jadi Rujukan Kabupaten Hulu Sungai Utara

Kondisi itu diprediksi karena menurunnya daya beli dan masyarakat cenderung merayakan Lebaran tanpa berbelanja berlebih. “Ada hikmah yang diambil dari menurunnya daya beli masyarakat. Kondisi ini bisa dimaknai bahwa masyarakat telah menerapkan hidup hemat dan mengatur pengeluaran dengan bijak,” katanya.

Hasto juga mengatakan, secara kumulatif, jumlah pemudik di Kota Yogya juga mengalami penurunan. Meski demikian penurunan daya beli dan keinginan untuk menghemat dana masyarakat, tentunya akan berimbas pada perputaran uang di Kota Yogyakarta.

img_title Normalisasi Sungai Code Capai 80 Persen, Menuju Ruang Hijau dan Produktif