Sinergi BUMN: InJourney Lepas Ribuan Pemudik
- DOK IDM
VIVA Jogja - Suasana kawasan Ring Road Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (17/03/2026) pagi, dipenuhi semangat ribuan warga yang bersiap pulang kampung. PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, sebagai holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, kembali menunjukkan komitmennya dengan memberangkatkan 2.418 peserta dalam program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026.
Pelepasan pemudik dilakukan secara nasional melalui seremoni Flag Off yang dihadiri jajaran manajemen InJourney. Program ini menjadi bagian dari gerakan besar BUMN yang menargetkan pengangkutan sekitar 100.000 pemudik secara gratis melalui moda darat, laut, dan kereta api. Dukungan ini tidak hanya sekadar memfasilitasi perjalanan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian negara terhadap masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri 1447 H bersama keluarga di kampung halaman.
Sehari sebelumnya, anak perusahaan InJourney yang mengelola 37 bandara, yakni InJourney Airports, juga melepas keberangkatan 400 peserta mudik dari Makassar menuju Surabaya. Keberangkatan ini melengkapi dukungan transportasi yang disediakan, sekaligus menegaskan bahwa program mudik gratis tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi menjangkau berbagai wilayah nusantara, termasuk Ambon dan sejumlah kota di Indonesia Timur.
Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menegaskan bahwa partisipasi perusahaan dalam program ini merupakan bentuk nyata kehadiran BUMN di tengah masyarakat. “Kami ingin menghadirkan konektivitas yang inklusif dan berdampak langsung. Tidak hanya menyediakan transportasi, tetapi juga memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan terjaga. Harapan kami, momen lebaran menjadi lebih bermakna, sekaligus membantu mengurai kepadatan arus mudik,” ujarnya.
Herdy menambahkan, seluruh moda transportasi yang digunakan telah memenuhi standar keselamatan dan operasional yang ketat. Proses keberangkatan pun dijalankan secara tertib dan sesuai ketentuan, sehingga masyarakat dapat mudik dengan tenang.
Bagi peserta, program ini jelas membawa manfaat besar. Heru, seorang pemudik asal Solo, mengaku sangat terbantu. “Kalau naik bus Jakarta–Solo bisa sampai Rp600 ribu per orang. Dengan program ini, biaya itu bisa dialihkan untuk kebutuhan keluarga. Tahun ini juga ada peningkatan pelayanan, seperti goodie bag dan bantuan berbuka puasa. Semoga ke depan program ini semakin tertata,” katanya.