Reformasi Kalurahan Jadi Pilar Pancamulia DIY

Sri Sultan HB X terima laporan dari Kepala BPKP DIY
Sumber :
  • Pemda DIY

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus meneguhkan komitmennya dalam mewujudkan visi Pancamulia, sebuah cita-cita pembangunan daerah yang berlandaskan nilai budaya, kearifan lokal, dan tata kelola pemerintahan yang berintegritas. Salah satu strategi yang kini mendapat sorotan adalah reformasi kalurahan, yang dinilai mampu memperkuat fondasi pemerintahan desa sebagai ujung tombak pembangunan.

img_title Evaluasi APBD 2026, Pemkot Yogyakarta Siap Tingkatkan Kualitas Perencanaan dan Penganggaran

Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan DIY, Dessy Adin, dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Selasa (07/04/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dessy menyerahkan Laporan Eksekutif Daerah (LED) semester II tahun 2025. Laporan ini secara khusus menyoroti peran reformasi kalurahan dalam mendukung pencapaian Pancamulia.

Dessy menjelaskan bahwa LED disusun setiap semester dengan menyesuaikan fokus pembangunan daerah. Untuk periode kali ini, perhatian diarahkan pada reformasi kalurahan sebagai strategi penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Menurutnya, hasil reviu menunjukkan bahwa reformasi kalurahan terbukti membantu Pemda DIY dalam mencapai visi Pancamulia. “LED ini bertujuan memperkuat kualitas pengomunikasian hasil pengawasan atas isu strategis Pemda DIY. Peran kalurahan dalam pencapaian visi Pancamulia merepresentasikan kearifan lokal yang menjadi karakteristik tata kelola di DIY,” ungkapnya.

img_title Kemenkeu dan Banggar DPR RI Sambut Positif Usulan Penguatan Dana Keistimewaan DIY

Ia menambahkan, reformasi kalurahan tidak hanya relevan dalam konteks birokrasi, tetapi juga mencerminkan kontribusi nyata pengawasan terhadap capaian pembangunan daerah. Dengan basis nilai budaya dan kelembagaan lokal, strategi ini mampu menghadirkan tata kelola yang lebih adaptif dan berkelanjutan. “Penyajian LED diarahkan agar memuat informasi yang cukup, berimbang, berbasis data dukung yang relevan, serta berorientasi pada perbaikan proses dan hasil pembangunan daerah,” jelas Dessy.

Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik laporan tersebut. Baginya, reformasi kalurahan adalah bagian dari upaya memperkuat peran desa sebagai garda depan pembangunan. Kalurahan tidak hanya menjadi unit administratif, tetapi juga ruang hidup masyarakat yang harus diberdayakan agar mampu berkontribusi pada kesejahteraan bersama. Dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel, kalurahan diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Pancamulia.

img_title Investasi Berkelanjutan di DIY: Sultan Tekankan Harmoni dengan Alam

Pancamulia sendiri merupakan visi pembangunan DIY yang menekankan lima aspek utama: kemuliaan kehidupan, kemuliaan tata pemerintahan, kemuliaan budaya, kemuliaan lingkungan, dan kemuliaan kesejahteraan. Reformasi kalurahan menjadi relevan karena menyentuh langsung kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput. Melalui penguatan kapasitas aparatur desa, transparansi keuangan, serta partisipasi warga, kalurahan dapat menjadi ruang demokrasi lokal yang sehat sekaligus pusat inovasi pembangunan.

Halaman Selanjutnya
img_title