Mendekatkan Harapan, Merawat yang Terlupakan

dr Anita Virgiyanti,Sp.KJ (kiri) saat speling di Simpang Lima
Sumber :
  • VIVA Jogja/dokpri

Program CKG tidak hanya menyasar masyarakat di pedesaan tetapi juga anak-anak usia 7 tahun ke atas di sekolah-sekolah. Hal ini untuk mengefektifkan deteksi dini masalah kesehatan yang dihadapi oleh anak-anak sehingga dapat dilakukan langkah tindak lanjut dengan cepat.

img_title Jateng Genjot Wisata Ramah Muslim, Tawangmangu Jadi Role Model

Di samping itu, Speling juga sudah dilakukan di instansi pendidikan. Misalnya di Universitas Diponegoro dan beberapa perguruan tinggi lain yang sudah bekerja sama dengan Pemprov Jateng.

Di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) kita sudah dilakukan di hampir seluruh sekolah yang ada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.

img_title APBD 2026 Digeber, Pemprov Jateng Mulai Akselerasi Program Sejak Awal Tahun

"Speling dan CKG di Jawa Tengah sudah 10 juta lebih masyarakat terlayani. Ini bentuk kehadiran negara untuk memberikan pelayanan kesehatan paripurna sampai tingkat desa," kata Gubernur Ahmad Luthfi beberapa waktu lalu.

Terdapat 13 unit mobil layanan kesehatan terdiri atas 7 unit di RSUD Prov Jateng, 1 Unit di Dinkes Prov Jateng, 1 Unit milik Pemkab Cilacap, 1 Unit milik Pemkab Rembang, 1 Unit milik Pemkab Blora, 1 Unit milik Pemkab Wonogiri, dan 1 Unit di RS Mutiara Bunda Kab Brebes guna mendukung Speling dan CKG di Jawa Tengah.

img_title Pemprov Jateng Pastikan Tali Asih Hafiz Al-Qur’an Berlanjut di 2026

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperluas jangkauan layanan kesehatan melalui Program Speling (Spesialis Keliling). Hingga 5 November 2025, program inovatif yang menghadirkan dokter spesialis langsung ke desa-desa ini telah menjangkau 722 desa di 35 kabupaten/kota, dengan total 73.813 sasaran penerima manfaat.

dr Yunita Dyah Suminar bersama gubernur dan wamenkes

Photo :
  • VIVA Jogja/Humas Pemprov Jateng

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Yunita Dyah Suminar, M.Kes, didampingi Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Jateng, dr Elhamangto Zuhdan menjelaskan bahwa penentuan lokasi pelaksanaan Speling didasarkan pada persentase penerima bantuan sosial (bansos) di wilayah tersebut.

“Untuk tahap awal, Speling menyasar 70 desa di sekitar RSUD dan RSJD milik Pemprov Jateng. Selanjutnya, target jangka menengahnya mencapai 1.278 desa di 35 kabupaten/kota, dan dalam jangka panjang akan menjangkau seluruh desa di Jawa Tengah,” jelas dr Yunita, kepada VIVA Jogja.

Tenaga Medis Sesuai Kebutuhan Desa

Jumlah tenaga medis yang diturunkan menyesuaikan jenis pelayanan dan kebutuhan masyarakat. Program ini melibatkan tim CKG (Cegah Kurangi Gejala) dari puskesmas sekitar dan dokter spesialis keliling dari RS provinsi.

Halaman Selanjutnya
img_title