Polda Jateng Luncurkan Dumas QR Code: Lapor Polisi Kini Lebih Cepat, Mudah, dan Transparan
- VIVA Jogja/Humas Polda Jateng
Semarang, VIVA Jogja - Untuk meningkatkan kualitas layanan pengaduan publik serta memperkuat akuntabilitas dalam pengawasan internal, Bidpropam Polda Jawa Tengah mulai menerapkan layanan pelaporan digital melalui Dumas QR Code.
Terobosan ini dirancang guna memudahkan masyarakat menyampaikan laporan mengenai kinerja atau perilaku anggota Polri dengan proses yang ringkas, aman, dan bisa dipantau secara real time.
Melalui Quick Response Complaint System, warga cukup memindai QR Code yang dipasang di ruang publik, pusat pelayanan, hingga kantor-kantor Polri. Setelah dipindai, masyarakat langsung diarahkan ke formulir online yang dapat diisi kapan pun, mulai dari identitas (bersifat opsional), jenis laporan, hingga kronologi kejadian secara singkat namun tetap sistematis.
Kabid Propam Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Saiful Anwar, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan jawaban atas tuntutan pelayanan digital yang cepat dan efisien. Seluruh laporan tersimpan secara elektronik, diperiksa berjenjang, dan langsung diteruskan ke unit terkait untuk diproses.
“Dumas QR Code kami hadirkan untuk memperkuat pengawasan internal yang lebih objektif dan terukur. Masyarakat tidak perlu ragu melapor karena seluruh tahapan berjalan digital, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap aduan menjadi bahan evaluasi agar kami terus meningkatkan profesionalisme dan integritas anggota,” ujar Saiful Anwar, Jumat (21/11/2025).
Implementasi Dumas QR Code juga menunjukkan komitmen Polda Jawa Tengah dalam memperluas ruang partisipasi masyarakat untuk memberikan kritik, masukan, maupun laporan atas layanan yang belum optimal. Dengan jalur pelaporan yang lebih sederhana namun tetap akuntabel, hubungan Polri dan publik diharapkan semakin terbuka dan saling memperkuat.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa inovasi ini bukan hanya mempermudah pelaporan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya pelayanan Polri yang lebih humanis dan responsif.
Hadirnya Dumas QR Code menandai langkah maju Polda Jawa Tengah menuju pelayanan publik yang adaptif, modern, dan berbasis kepercayaan masyarakat.
Warga kini memiliki akses lebih luas untuk ikut mengawasi kinerja Polri demi menjaga profesionalitas dan integritas.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan Dumas QR Code sebagai sarana pelaporan cepat, aman, dan mudah. Polri terus berupaya meningkatkan transparansi, memperbaiki layanan, dan memberikan interaksi yang semakin humanis. Partisipasi publik sangat penting agar kami dapat terus berbenah,” tutup Artanto.