Hujan Angin Terjang Sleman, 137 Rumah Rusak

Hujan dengan angin kencang terjang Sleman
Sumber :
  • bing image creatif

SLEMAN, VIVA Jogja -  Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Sleman pada Sabtu (17/01/2026) menimbulkan kerusakan cukup parah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mencatat 137 rumah warga terdampak dengan total kerugian mencapai Rp 261,9 juta.

img_title BPBD Sleman Waspadai 'Silent Hazard', Ancaman Senyap yang Sulit Terdeteksi

Kerusakan paling banyak terjadi di Kapanewon Pakem, terutama di Kalurahan Hargobinangun dan Purwobinangun. Dua rumah di wilayah ini dilaporkan rusak berat setelah tertimpa pohon dan diterjang angin.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, Minggu (18/01/2026) membenarkan, kerusakan juga menyebar ke Cangkringan, Ngaglik, dan Turi meski dengan jumlah lebih kecil.

img_title Misteri Api Seyegan, Peneliti UGM Pastikan Bukan Gas Alam

Selain rumah warga, empat kandang ternak, satu mobil, serta sembilan titik jaringan listrik ikut terdampak. Pohon tumbang berdiameter besar menimpa bangunan rumah, garasi, hingga pos ronda, menambah nilai kerugian materiil.

BPBD menegaskan data ini masih bersifat sementara dan dapat bertambah seiring pendataan lanjutan. Meski kerugian cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Kami terus memantau dan mendata kerusakan untuk dasar penanganan lanjutan,” jelas Bambang.

img_title Api Misterius di Seyegan: BPBD Sleman Siapkan Langkah Lintas Sektor

Masyarakat diimbau tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi. Status Siaga Darurat Bencana Cuaca Ekstrem di Sleman, sesuai SK Bupati Nomor 86.3/Kep.KDH/A/2025, masih berlaku hingga 28 Februari 2026. Dalam aturan tersebut, cuaca ekstrem dikategorikan terjadi bila intensitas hujan melebihi 500 milimeter per hari disertai angin kencang.