RSA UGM Mantapkan Layanan Bedah Jantung

Layanan Bedah Jantung di RSA UGM
Sumber :
  • Dok RSA UGM

YOGYAKARTA, VIVA Jogja - Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) merayakan puncak Hari Ulang Tahun ke-14 menjadi momentum penting bagi RSA UGM yang selama lebih dari satu dekade telah menunjukkan perkembangan signifikan dalam pelayanan kesehatan, fasilitas medis, serta kepercayaan masyarakat.

img_title Nyeri Perut Bagian Atas, Waspadai Dispepsia

Sejak berdiri, RSA UGM terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Jumlah pasien yang datang pun semakin bertambah, tidak hanya dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, tetapi juga dari Jawa Timur hingga kawasan Pantura. Kepercayaan masyarakat terhadap RSA UGM menjadi bukti bahwa rumah sakit akademik ini mampu bersaing dengan rumah sakit besar lainnya. Pada peringatan tahun ini, RSA UGM meresmikan kamar operasi jantung yang terintegrasi dengan ICU perioperatif bedah jantung, sebuah langkah maju yang menandai komitmen rumah sakit dalam memperkuat layanan kardiovaskular.

Direktur Utama RSA UGM, Dr. dr. Darwito, S.H., Sp.B. Subsp. Onk (K), dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan rumah sakit selama 14 tahun. Ia menegaskan bahwa keberhasilan RSA UGM tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, baik internal maupun eksternal. Ke depan, RSA UGM berencana membangun Tower Medik Sentra serta Gadjah Mada Eye Centre sebagai bagian dari pengembangan layanan kesehatan yang lebih komprehensif. “Semoga pada 1 Juli nanti pembangunan sudah bisa dimulai,” ungkap Darwito.

img_title Tetap Produktif di Usia Senja, Lansia Diminta Menjaga Kesehatan Kognitif Otak

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D, turut memberikan apresiasi atas capaian RSA UGM. Menurutnya, rumah sakit ini tidak lagi berada pada fase pertumbuhan, melainkan telah menunjukkan kematangan dalam memberikan pelayanan kesehatan. Ia menilai inovasi RSA UGM dalam memperkuat layanan operasi jantung adalah langkah berani yang membuka peluang besar, tidak hanya untuk pelayanan medis tetapi juga untuk riset inovatif di bidang kardiovaskular. “Apa yang dilakukan RSA ini sekaligus membuka ruang pengembangan riset yang lebih luas,” ujarnya.

Ova menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan RSA UGM. Sebagai rumah sakit akademik, RSA memiliki keunggulan dalam bidang pendidikan yang menjadi aset berharga untuk pengembangan layanan kesehatan. “Pendidikan yang menjadi fokus RSA adalah arah yang harus terus kita dukung agar rumah sakit ini semakin unggul,” jelasnya.

img_title Puasa Bukan Alasan Berat Badan Naik: Ahli Gizi RSA UGM Bongkar Rahasia Pola Makan Sehat

Selain itu, Ova juga mengapresiasi langkah RSA UGM dalam mengimplementasikan konsep green hospital melalui program instalasi biogas. Menurutnya, inovasi tersebut menunjukkan komitmen rumah sakit untuk adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Ia berharap RSA UGM semakin mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan, memperkuat kontribusi di bidang pendidikan tenaga kesehatan, serta menjadi pionir dalam inovasi rumah sakit akademik di Indonesia.

Perayaan HUT ke-14 RSA UGM bukan hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang rumah sakit, tetapi juga penegasan arah masa depan. Dengan peresmian fasilitas operasi jantung terintegrasi, rencana pembangunan Tower Medik Sentra dan Eye Centre, serta komitmen terhadap konsep ramah lingkungan, RSA UGM meneguhkan diri sebagai rumah sakit akademik yang tidak hanya melayani, tetapi juga mendidik dan berinovasi.