Ramadhan di Kampus UGM Hadirkan Kajian Nasional, 2.000 Porsi Sahur dan Buka Gratis
- Humas UGM
SLEMAN, VIVA Jogja - Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada kembali menggelar program Ramadhan di Kampus (RDK). Agenda tahunan ini menghadirkan serangkaian kajian, diskusi publik, hingga kegiatan sosial yang terbuka bagi sivitas akademika maupun masyarakat umum.
RDK tahun ini mengusung tema besar “Merajut Harmoni Sosial sebagai Pilar Pembangunan Manusia Indonesia”. Tema tersebut diturunkan menjadi lima tujuan utama, yakni mendorong lingkungan inklusif dan berkeadilan, memperkuat harmoni sosial, menumbuhkan pola pikir kolektif berkelanjutan, menghidupkan nilai gotong royong dan toleransi, serta memperluas partisipasi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.
Wakil Takmir Masjid Kampus UGM sekaligus Pembina UKM Jamaah Shalahuddin, Ir. Muhammad Agung Bramantya, Ph.D., menjelaskan bahwa RDK telah menjadi tradisi turun-temurun yang selalu dinanti mahasiswa dan masyarakat. “Kegiatan ini bukan hanya ruang kajian, tetapi juga wadah kebersamaan yang mempertemukan tokoh nasional, akademisi, dan masyarakat dalam suasana Ramadhan,” ujarnya, Kamis (12/2).
Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir sebagai pembicara, di antaranya Rektor UGM Prof. Ova Emilia, mantan Wakil Presiden Dr. (H.C.) Jusuf Kalla, serta Menko PMK Prof. Pratikno. Selain itu, dosen dan pakar UGM juga turut mengisi kajian tematik yang berlangsung sepanjang bulan Ramadhan.
Tidak hanya kajian, RDK juga menyiapkan layanan sosial berupa 2.000 porsi makanan gratis setiap hari. Rinciannya, 1.500 porsi untuk berbuka puasa dan 500 porsi sahur yang dibagikan pada malam ganjil. Menu yang disediakan beragam dan dapat diakses oleh mahasiswa maupun masyarakat umum. “Kami ingin memastikan Ramadhan di kampus ini menjadi ruang yang inklusif, tidak hanya untuk sivitas akademika tetapi juga warga sekitar,” tambah Agung.
Rangkaian kegiatan RDK berlangsung dari sahur hingga tarawih. Dimulai dengan sahur gratis dan mimbar subuh, menjelang berbuka diisi dengan program Safari Ramadhan, sementara malam hari menghadirkan Ramadhan Public Lecture. Selain itu, terdapat RDK Festival, RDK Competition, dan Festival Buku yang menambah semarak suasana. Tahun ini, fokus kegiatan lebih menekankan pada pembangunan manusia dan harmoni sosial, berbeda dengan tahun sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada kajian keilmuan.