Toko Frozen Food di Wonosobo Kebakaran, Kerugian Capai Rp250 Juta
- BPBD Wonosobo
WONOSOBO, VIVA Jogja - Sebuah toko frozen food di Wonosobo mengalami kebakaran pada Senin (17/8/2026) pagi. Peristiwa ini menimpa toko El As Meat Shop.
Toko tersebut terletak di Dusun Krakal, Desa Karangluhur, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Musibah kebakaran ini menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Kerugian total akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp250 juta. Kerusakan melanda area dalam tempat usaha frozen food tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo, Sumekto H. memberikan keterangan resmi terkait kronologi terbakarnya toko frozen food Kertek.
"Api muncul sekitar pukul 07.03 WIB. Saat itu karyawan sedang membersihkan toko," kata Sumekto saat dihubungi
Menurutnya, sumber api pertama kali muncul dari salah satu mesin pendingin. Kobaran berasal dari freezer penyimpanan daging di toko.
Karyawan toko yang melihat langsung menghubungi sang pemilik usaha frozen food. Naufal Azmi sebagai pemilik segera mendatangi lokasi kejadian.
Pemilik toko membawa alat pemadam api ringan menuju lokasi kebakaran. Ia juga berinisiatif menghubungi pihak pemadam kebakaran setempat.
Penanganan Kebakaran oleh Petugas Damkar
Namun api terus membesar dengan sangat cepat di ruangan. Kobaran api tidak lagi bisa ditangani memakai APAR.
"Laporan masuk ke Damkar Wonosobo pukul 07.15 WIB. Petugas bergerak cepat dan tiba dalam 15 menit," ungkap Sumekto.
Lebih lanjut, Tim Regu 1 mengerahkan dua unit mobil pemadam. Mereka juga membawa dua unit tangki suplai air.
Belasan personel gabungan diterjunkan langsung ke lokasi kejadian. Mereka berjuang keras menjinakkan api yang kian membesar.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam secara intensif. Api akhirnya benar-benar padam pada pukul 08.44 WIB.
Petugas lalu melakukan proses pendinginan di area toko. Langkah ini guna mencegah potensi munculnya titik api baru.
Pemeriksaan sementara menunjukkan indikasi penyebab kebakaran tempat ini. Peristiwa toko frozen food Kertek kebakaran diduga akibat korsleting.
"Berdasarkan pemeriksaan sementara, insiden diduga pemicunya korsleting listrik," ujarnya.
Petugas masih mendalami penyebab pasti dari kejadian ini. Kendati demikian, tim berhasil menyelamatkan banyak aset berharga.
Aset bernilai lebih dari Rp500 juta selamat dari api. Selain itu, tidak ada korban luka maupun jiwa.