Nama Bupati Karanganyar Dipanggil Prabowo, Tak Ada Jawaban: Pemkab Buka Suara

Sekda Karanganyar Kurniadi Maulato saat memberikan penjelasan terkait ketidakhadiran Bupati
Sumber :
  • Ilustrasi/VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Nama Bupati Karanganyar Rober Christanto menjadi sorotan setelah tak terdengar jawaban ketika Presiden Prabowo Subianto memanggilnya dalam sebuah acara di Kabupaten Batang, Kamis (30/7/2026).

img_title Kepala SPPG Jati Muntah Usai Cicipi Ayam, MBG 94 Siswa SDN 2 Jati Batal Dibagikan

Momen itu terjadi saat Prabowo menghadiri peresmian akad massal 62.710 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang.

Saat memanggil sejumlah kepala daerah yang hadir, Presiden menyebut nama Bupati Karanganyar. Namun, tidak terdengar jawaban yang menandakan Rober berada di lokasi.

img_title Peredaran Sabu dalam Jumlah Besar Terbongkar di Karanganyar, 105 Gram Dikemas 110 Paket

Prabowo kemudian berkelakar agar ketidakhadiran Bupati Karanganyar tersebut "dicatat". Pernyataan spontan itu disambut tawa para pejabat dan tamu undangan.

Momen tersebut kemudian beredar di media sosial dan memunculkan pertanyaan mengenai alasan Rober tidak berada di lokasi ketika namanya dipanggil Presiden.

img_title Pilkades Karanganyar Diproyeksi Butuh Rp50 Miliar, DPRD Minta Dana Disiapkan Mulai Sekarang

Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar Kurniadi Maulato menjelaskan, Rober sebenarnya telah menugaskan pejabat untuk mewakilinya dalam agenda tersebut.

"Diwakilkan sama Pak Asisten 1," kata Kurniadi, Jumat (31/7/2026).

Asisten I Setda Karanganyar Sri Suboko membenarkan dirinya mendapat tugas mewakili Rober dalam kegiatan tersebut. Ia hadir bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Karanganyar Asihno Purwadi serta Kepala Bidang Perumahan.

Sri mengatakan, penugasan tersebut diterimanya melalui pesan WhatsApp dari ajudan Bupati Karanganyar. Dalam pesan itu, ia diminta menghadiri acara di Batang sebagai perwakilan bupati.

Undangan tersebut juga memuat arahan agar seluruh tamu undangan sudah berada di lokasi sekitar satu jam sebelum acara dimulai, atau sekitar pukul 15.00 WIB, untuk mengikuti pemetaan lokasi.

Namun, perjalanan rombongan dari Karanganyar menuju lokasi acara terkendala kemacetan panjang.

Sri mengatakan dirinya berangkat dari Karanganyar sekitar pukul 10.00 WIB pada Kamis bersama Asihno setelah menyelesaikan tugas kedinasan.

Rombongan tiba di sekitar kawasan acara pada pukul 13.45 hingga 14.00 WIB. Namun, kendaraan masih berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi utama ketika arus lalu lintas mulai tersendat parah.

"Jalan desa yang menjadi akses menuju lokasi dipenuhi kendaraan dan warga yang berjalan kaki sehingga sulit dilalui," ujar Sri.

Halaman Selanjutnya
img_title