Libur Sekolah, Program Makan Bergizi Gratis DIY Tetap Berjalan dengan Skema Rapel

Makan Bergizi Gratis
Sumber :
  • VIVA Jogja/ist

YOGYAKARTA,  VIVA Jogja -  Pemda DI Yogyakarta memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski sekolah sedang libur. Skema pembagian dilakukan secara rapel dengan paket berisi bahan pangan yang lebih tahan lama, sehingga siswa tetap memperoleh hak gizi meski tidak berada di sekolah.

img_title Program Rumah Layak Pemkot Yogya, Lengkapi Akses Air Bersih

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Suhirman, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan pihak sekolah. “Kesepakatan saat pengambilan rapor kemarin adalah paket MBG dirapel untuk kebutuhan beberapa hari. Jadi meski libur, hak siswa tetap terjamin,” ujarnya.

Berbeda dengan hari efektif sekolah yang menyajikan makanan siap saji, paket MBG selama liburan berisi bahan pangan dengan masa simpan lebih panjang. Isi paket bervariasi, mulai dari roti, abon, telur rebus, telur asin, buah tahan lama, susu UHT, hingga sari kedelai kotak. Distribusi dilakukan di sekolah sesuai jadwal, dengan guru piket ditugaskan mendampingi proses pembagian agar berjalan tertib.

img_title Malam Kebangsaan di Balai Kota Yogya Teguhkan Semangat Persatuan dan Kedaulatan Ekonomi

Program MBG DIY saat ini menjangkau lebih dari 320 ribu siswa SD dan SMP di seluruh kabupaten/kota. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp480 miliar per tahun, dengan rata-rata biaya Rp5.000 per paket per siswa per hari. Selama libur sekolah akhir tahun ini, distribusi dilakukan dua kali rapel, masing-masing untuk jatah satu pekan.

Menurut catatan Disdikpora, tingkat partisipasi pengambilan paket selama libur mencapai 92 persen, sedikit menurun dibandingkan hari efektif sekolah yang biasanya mencapai 98 persen. Penurunan ini disebabkan sebagian keluarga bepergian keluar kota saat liburan.

img_title Kepala SPPG Jati Muntah Usai Cicipi Ayam, MBG 94 Siswa SDN 2 Jati Batal Dibagikan

Program MBG merupakan bagian dari strategi nasional pemenuhan gizi anak sekolah yang digulirkan pemerintah pusat. DIY menjadi salah satu daerah dengan tingkat kepatuhan tertinggi dalam pelaksanaan program, dengan evaluasi rutin dilakukan setiap semester.

Suhirman menegaskan bahwa keberlanjutan program ini penting untuk menjaga kualitas gizi anak-anak. “Kami ingin memastikan tidak ada anak sekolah di DIY yang kekurangan gizi, baik saat sekolah maupun libur. Ini investasi jangka panjang untuk kesehatan generasi muda,” tutupnya.

Halaman Selanjutnya
img_title