BPBD Sleman Siaga titik api di lereng Merapi akibat Erupsi
- Dok Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi
Sementara itu, Kepala Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), T. Heri Wibowo, menyampaikan bahwa luncuran APG pada Sabtu (29/8/2026) dengan jarak sekitar 2.000 meter ke arah barat daya sempat mencapai batas vegetasi dan menimbulkan kebakaran kecil. Api tidak sampai membesar dan segera padam, namun pemantauan tetap dilakukan secara intensif melalui pengamatan visual, peninjauan lapangan, serta sistem SIPONGI untuk mendeteksi titik api.
Balai TNGM juga menyiagakan pos koordinasi kebakaran hutan di Kantor Resort Pengelolaan Taman Nasional Wilayah Srumbung, Magelang. Personel yang bertugas terdiri dari ASN, manggala agni, serta masyarakat mitra polhut atau masyarakat peduli api. Mereka disiagakan untuk berjaga dan merespons cepat apabila terjadi kebakaran hutan.
Untuk memperkuat koordinasi, TNGM menyediakan layanan hotline yang dapat dihubungi masyarakat jika menemukan kebakaran hutan. Nomor call center yang tersedia antara lain 081555777002, Kepala Seksi PTN Wilayah I di 0811-2909-512, Kepala Resort PTN Wilayah Srumbung di 0822-2147-2817, serta Koordinator Polhut di 0813-2692-6325. Masyarakat diimbau segera melaporkan kejadian kebakaran agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Penetapan status siaga darurat ini menunjukkan keseriusan Pemkab Sleman dalam menghadapi ancaman erupsi Merapi sekaligus dampak ikutan seperti kebakaran hutan. Dengan kolaborasi antara BPBD, TNGM, dan masyarakat, diharapkan kesiapsiagaan dapat berjalan maksimal sehingga risiko bencana bisa ditekan.
Langkah antisipatif ini juga menjadi pengingat bahwa Merapi, sebagai gunung berapi aktif, selalu menyimpan potensi ancaman yang harus diwaspadai. Kesiapan sistem peringatan dini, jalur evakuasi, barak pengungsian, serta keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga keselamatan warga. Dengan sinergi berbagai pihak, Sleman berupaya memastikan bahwa setiap kemungkinan erupsi dapat dihadapi dengan lebih terukur dan terkoordinasi.